The Imaginarium of Doctor Parnassus

Dated Released: 10 March 2010
Quality: BRRip
Starring: Johnny Depp, Jude Law, Heath Ledger
Genre: Adventure | Fantasy | Mystery
Size: 550MB
Bukannya menikmati kemenangannya, Dr. Parnassus justru menantang sang iblis yang mewujudkan diri menjadi Mr. Nick (Tom Waits) untuk bertaruh lagi. Kali ini, Dr. Parnassus kembali menang dan berhasil menukarkan keabadiannya dengan kemampuan untuk tidak menjadi tua selamanya. Namun kali ini Mr. Nick meminta imbalan. Anak pertama Dr. Parnassus akan menjadi miliki sang iblis ketika ia menginjak usia enam belas tahun. We know you a bolder paper person
Saat masa perjanjian makin dekat, Dr. Parnassus pun mulai gelisah. Ia tak ingin Valentine (Lily Cole), putrinya yang cantik menjadi milik Mr. Nick alias sang iblis namun perjanjian adalah perjanjian dan Dr. Parnassus tak bisa begitu saja membatalkannya. Kini Dr. Parnassus pun mulai merancang sebuah skenario untuk memperdaya sang iblis. Ia kembali mengajak sang iblis untuk bertaruh. Barang siapa bisa mendapatkan lima jiwa paling cepat maka ialah yang berhak atas Valentine.
Part 1
The Hunt For Gollum

Date Released: 2009
Quality: DVDRip
Starring: Adrian Webster, Gareth Brough
Genre: Short | Action | Adventure | Fantasy
Size: 351MB
Little Children

Dated Released: 3 November 2006
Quality: -
Starring: Kate Winslet, Patrick Wilson, Jennifer C
Genre: Drama | Romance
Solomon Kane

Date Released: 21 April 2010
Quality: CAM
Starring: James Babson, Laura Baranik, Geoff Bell
Genre: Action | Adventure | Fantasy
Part 1
Planet 51

Dated Released: 20 November 2009
Quality: DVDRip XviD
Starring: Dwayne Johnson, Jessica Biel, Justin Long
Genre: Animation | Adventure | Family | Fantasy
Suatu ketika, Kapten Charles Baker (Dwayne Johnson), seorang astronot dari bumi, terpaksa mendaratkan pesawat ruang angkasanya di planet 51 ini. Kedatangannya jelas memicu panik para penghuni planet ini yang mengira Kapten Charles adalah bagian pasukan dari planet asing yang akan menyerbu planet 51.
Suasana yang tak menguntungkan ini memaksa Kapten Charles untuk berusaha meninggalkan planet unik ini sebelum ia berakhir sebagai bagian dari museum yang berisi para pendatang dari planet lain. Hanya dengan bantuan Rover, robot yang dibawanya dari bumi, dan Lem (Justin Long), penghuni planet 51 yang bersahabat, Kapten Charles berusaha melarikan diri sebelum ia berakhir seperti para pendatang sebelumnya.
pass: black
Alexander (The Last)

Date Released: 14 March 2009
Quality: DvdRip
Starring: Jess Weixler, Justin Rice, Barlow Jacobs
Genre: Comedy | Romance
Part 1
Leap Year

Date Released: 8 January 2010
Quality: BdRay
Starring: Amy Adams, Matthew Goode, Adam Scott
Genre: Comedy | Romance
Anna berencana mendatangi Jeremy (Adam Scott) tepat pada tanggal 29 Februari untuk meminang kekasihnya ini. Sayang, manusia hanya bisa membuat rencana sementara soal hasil masih tergantung pada banyak hal, termasuk kehendak Tuhan. Dalam perjalanan menuju Dublin, Anna harus terjebak dalam badai dan pesawatnya terpaksa harus mendarat di Cardiff.
Karena tekad Anna sudah bulat, wanita ini lantas membujuk Declan (Matthew Goode), seorang penjaga penginapan untuk mengantarnya ke Dublin. Meski enggan, Declan akhirnya bersedia juga mengantar Anna menempuh perjalanan panjang melalui daratan dan menyeberangi selat St. George sebelum sampai ke Dublin. Masalahnya, setelah perjalanan panjang yang melelahkan ini, apakah tekad Anna ketika berangkat masih tetap teguh?
Part 1 [145MB]
Jack And The Beanstalk

Date Released: 20 April 2010
Quality: DVDRip
Starring: Chevy Chase, Madison Davenport, Emily Rose Everhard
Genre: Adventure | Comedy | Family
Keesokan harinya, Jack pergi ke pasar untuk menjual sapinya. Di tengah perjalanan menuju ke pasar, Jack bertemu dengan seorang kakek. Kakek tersebut lalu menyapa Jack. “Hai nak, mau dibawa kemana sapi itu?” Lalu Jack menjawab,”Aku mau menjual sapi ini ke pasar Kek”. Setelah mendengar jawaban Jack, kakek itu lalu menawarkan untuk menukar sapinya dengan sebutir kacang. “Maukah engkau menukar sapimu dengan kacang ajaib ini?”, kata kakek itu. “Apa, menukar sebutir kacang dengan sapiku?” kata Jack terkejut. “Jangan menghina, ya! Ini adalah kacang ajaib. Jika kau menanamnya dan membiarkannya semalam, maka pagi harinya kacang ini akan tumbuh sampai ke langit, kata kakek itu menjelaskan. “Jika begitu baiklah,” jawab Jack.
Sesampainya di rumah, Jack menceritakan semuanya kepada ibunya. Setelah mendengar cerita Jack, ibu sangat terkejut dan marah. “Bagaimana bisa kau tukar sapi itu dengan sebutir biji kacang ini? Bagaimana mungkin kita hidup hanya dengan sebutir biji kacang?” Saking marahnya, sang Ibu melempar biji kacang tersebut keluar jendela. Tapi apa yang terjadi keesokan harinya? Ternyata ada pohon raksasa yang tumbuh sampai mencapai langit. “Wah, ternyata benar apa yang dikatakan oleh kakek itu, gumam Jack”. Lalu dengan hati-hati ia langsung memanjat pohon raksasa itu. “Aduh, mengapa tidak sampai juga ke ujung pohon ya?” kata Jack dalam hati.
Tidak berapa lama kemudian, Jack melihat ke bawah. Ia melihat rumah-rumah menjadi sangat kecil. Akhirnya Jack sampai ke awan. Di sana ia bisa melihat sebuah istana yang sangat besar sekali. “Aku haus dan lapar, mungkin di istana itu aku menemukan makanan,” gumam Jack. Sesampainya di depan pintu istana, ia mengetuknya dengan keras. “Kriek…” pintu yang besar itu terbuka. Ketika ia menengadah, muncul seorang raksasa wanita yang besar. “Ada apa nak?”, kata wanita itu. “Selamat pagi, saya haus dan lapar, bolehkah saya minta sedikit makanan?” Wah, kau anak yang sopan sekali. Masuklah! Makan di dalam saja, ya!” kata wanita itu ramah.
Ketika sedang makan, tiba-tiba terdengar suara langkah kaki yang keras, Duk Duk! Ternyata suami wanita itu yang datang. Ia adalah Raksasa Pemakan Manusia. Dengan cepat wanita itu berkata pada Jack. “Nak, cepatlah sembunyi! Suamiku datang.” “Huaaa…. Aku pulang. Cepat siapkan makan!” teriak raksasa itu. Jack menahan nafas di dalam tungku. Raksasa itu tiba-tiba mencium bau manusia. Lalu ia mengintip ke dalam tungku. Cepat-cepat istrinya berkata,”Itu bau manusia yang kita bakar kemarin. Sudahlah tenang saja. Ini makanannya sudah siap.”
Setelah makan, raksasa mengeluarkan pundi-pundi yang berisi uang emas curiannya, setelah lama menghitung dia merasa sangat capek. Tak berapa lama kemudian raksasa itu akhirnya tertidur karena lelah. Melihat hal itu, Jack segera keluar dari persembunyiannya. Sebelum pulang, ia mengambil uang emas hasil curian si raksasa itu sambil berjalan mengendap-endap menuju pohon kacang. Jack terus menuruni pohon kacang dan akhirnya sampai di rumah. “Ibu… lihatlah emas ini. Mulai sekarang kita jadi orang kaya.” “Tak mungkin kau mendapat uang sebanyak ini dengan mudah. Apa yang kamu lakukan?” Lalu Jack menceritakan semua kejadian pada ibunya. “Kau terlalu berani Jack! Bagaimana jika raksasa itu datang untuk mengambilnya kembali,” kata ibunya dengan kuatir. Semenjak mendapatkan uang emas, tiap harinya Jack hanya bersantai-santai saja dengan uang curiannya. Tidak berapa lama, uang hasil curiannya pun habis. Jack kembali memanjat pohon kacang, untuk menuju ke istana. “Eh kau datang lagi. Ada apa?” kata istri raksasa itu. “Selamat siang Bu. Karena saya belum makan dari pagi, perutku jadi lapar sekali.” Ibu yang baik itu diam saja, tapi ia tetap memberi Jack makan siang. Tiba-tiba…. Duk Duk Duk! Terdengar suara langkah kaki raksasa. Seperti dulu, Jack kembali bersembunyi di tungku.
Setelah masuk ke rumahnya, raksasa itu makan dengan lahapnya. Setelah itu ia meletakkan ayam hasil curiannya ke atas meja sambil berkata, “Ayam, keluarkan telur emasmu.” Lalu ayam itu berkokok, “kukuruyuuk….,” ia mengeluarkan sebutir telur emas. Raksasa merasa puas, ia minum sake sampai akhirnya tertidur. “Telur emas? Wah hebat!” pikir Jack. Diam-diam ia menangkap ayam itu dan cepat-cepat lari pulang ke rumah. Dengan ayam petelur emasnya, Jack menjadi orang yang malas dan suka bersantai-santai saja. Karena tiap hari ayam itu mengeluarkan telur lebih dari seharusnya, ayam itu pun akhirnya mati. Jack merasa bingung, karena persediaan duitnya kian menipis. Akhirnya Jack memutuskan untuk kembali lagi ke istana raksasa itu. Dan lagi-lagi ia bersembunyi di tungku, ketika raksasa laki-laki pulang sambil membawa harpa. Sambil minum sake, raksasa berkata,” Hai harpa, mainkan sebuah melodi yang indah.” Keajaiban pun terjadi, harpa itu memainkan sendiri sebuah melodi indah. Raksasa pun mulai tertidur dengan pulas setelah mendengarkan merdunya musik yang dimainkan harpa itu.
Seperti biasanya, Jack mulai beraksi pada saat raksasa tertidur. Jack lalu keluar dari persembunyiannya, dan langsung menuju meja tempat harpa diletakkan. Tapi saat Jack akan mengambil harpa, tiba-tiba saja ada sesuatu yang mengejutkan. Harpa itu berteriak dengan keras, “Tuanku, ada pencuri…!!!” Raksasa itu pun terbangun. Ia segera mengejar Jack yang berlari sambil membawa harpa milik raksasa itu. Raksasa terus mengejar, menuruni pohon kacang. Ketika hampir sampai di bawah, Jack berteriak dengan suara keras. “Ibuu…. Ambilkan kapak dari gudang! cepat! cepat! Betapa terkejutnya sang Ibu melihat sosok raksasa yang datang mengejar Jack, ia gemetar karena amat takut. Begitu turun dari pohon, Jack segera menebang pohon kacang itu dengan kapaknya.
Dengan suara yang keras, pohon kacang rubuh. Raksasa itu pun jatuh ke tanah, dan mati. Ibu sangat lega melihat Jack selamat. Sambil mengangis ia berkata : “Jack, jangan lagi kau melakukan hal yang menyeramkan seperti ini. Betapapun miskinnya kita bekerjalah dengan sungguh-sungguh. Dengan bersyukur kepada Tuhan, pasti kita berdua akan hidup dengan baik.” “Maafkan saya Ibu, mulai sekarang saya akan bekerja dengan sungguh-sungguh, kata Jack pada Ibunya.” Sejak saat itu, Jack bekerja dengan rajin setiap harinya. Dengan ditemani harpa yang memainkan melodi-melodi indah yang menambah semangat kerja Jack.
Part 1 (149MB)
Nine Dead

Date Released: 8 April 2010
Quality: DVDRip
Starring: Melissa Joan Hart, William Lee Scott, John Terry
Genre: Crime | Mystery | Thriller
Size: 705MB
Film yg mengingatkan akan film saw tapi minus adegan sadis. uniknya film ini memberikan sesuatu yg beda. untuk pecinta film2 type film seperti ini pasti akan suka. sedikit mengingatkan adegan supermarket difilm the mist dimana banyak karakter saling menyerang dan berargumen.
Password: www.3lanet.com
Part 1
Rumah Dara

Date Released: 22 January 2010
Quality: DVDRip
Starring: Ario Bayu, Shareefa Daanish, Julie Estelle
Genre: Horror
Dengan ditemani tiga orang temannya, Jimmy (Daniel Mananta), Eko (Dendy Subangil), dan Alam (Mike Lucock), Adjie dan Astrid berangkat ke Bandung, tempat tinggal Lidya selama ini. Meski semula enggan, Lidya akhirnya luluh ketika mendengar sang kakak bakal tinggal di negara lain. Maka ketika Adjie meminta Lidya menemaninya ke bandara, Lidya pun tak keberatan.
Dalam perjalanan menuju bandara, secara tidak sengaja rombongan Adjie menemukan Maya (Imelda Therinne), seorang korban perampokan. Tak tega meninggalkan Maya, mereka pun sepakat mengantarkan Maya ke rumahnya. Dan di sinilah awal mula tragedi terjadi, namun keenam orang ini tidak menyadari bahaya yang mengancam nyawa mereka.
Setibanya di rumah Maya, mereka diterima dengan baik. Bahkan Dara (Shareefa Daanish), salah seorang penghuni rumah mempersilahkan Adjie dkk untuk masuk sejenak untuk menyantap makan malam. Tak disangka, setelah menikmati makan, mereka berenam tiba-tiba tak sadarkan diri.
Ketika tersadar, Adjie dkk telah dikurung di suatu ruangan di rumah tersebut. Tuan rumah yang baik hati telah berubah menjadi pembunuh sadis. Mereka berenam terjebak di tempat itu di mana mereka hanya menunggu ajal saat sang pembunuh mengambil nyawa mereka secara sistematis.
Part 1
Remember Me

Date Released: 12 March 2010
Quality: -
Starring: Robert Pattinson, Caitlyn Rund, Moisés Acevedo
Genre: Drama | Romance
Di titik ini, Tyler merasa tak ada orang yang bisa mengerti dirinya dan jiwa pemberontaknya semakin membuat ia jauh dari keluarganya. Buat Tyler, hidupnya sudah berakhir dan tak ada gunanya lagi, setidaknya sampai ia bertemu Ally Craig (Emilie de Ravin). Ally sendiri sebenarnya juga punya masalah pribadi yang tak kalah rumitnya. Pasca terbunuhnya ibunya, Ally merasa tak ada gunanya lagi melanjutkan hidup.
Seiring waktu, pelan-pelan Ally mulai bisa menyembuhkan luka-lukanya dan kejadian itu membuat Tyler terpesona. Hubungan yang semula hanya sekedar iseng itu berangsur berubah menjadi cinta. Sejak saat itu Tyler mulai bisa merasakan kebahagiaan yang semula ia anggap sudah tak ada lagi. Tak lama berselang hubungan antara Tyler dan keluarganya pun berangsur membaik. Sayang, sebuah kejadian tragis akhirnya merenggut kebahagiaan yang baru saja mereka nikmati itu.
Sad ending bukanlah typical film Hollywood dan dengan alasan itu pula semua film yang berakhir tragis seperti ini biasanya kurang populer. Fakta ini bertolak belakang dengan film Asia yang jauh lebih berani mengeksplorasi lagi tipe ending yang satu ini. Dan karena itu pula Allen Coulter layak diacungi jempol karena keberaniannya mengambil ending yang tak lazim.
Soal akting, sebenarnya tak ada masalah yang terlalu parah. Seperti biasa Pierce Brosnan berakting dengan baik meski aksen Amerikanya masih perlu sedikit perbaikan. Emilie de Ravin dan Robert Pattinson juga bermain bagus meski yang sedikit jadi masalah mungkin adalah chemistry antara dua karakter utama ini yang kurang kokoh.
Yang menarik justru adalah kenyataan bahwa Pattinson bermain lebih bagus dalam film ini ketimbang saat ia menjadi vampir dalam TWILIGHT. Memang perwujudan karakter Tyler dalam film ini tak bisa dibilang original karena sejujurnya melihat Pattinson di sini jadi mengingatkan pada gaya James Dean.





